Kredit Online, Antara Kemudahan & “Jebakan”



Pinjaman berbasis teknologi informasi atau kredit melalui fintech sangat berkembang di Indonesia. Fintech disebut memudahkan masyarakat yang tak terjangkau bank, untuk mendapatkan fasilitas pinjaman. Namun diperlukan kebijakan dalam berinteraksi dengan fintech. Tim liputan CNN Indonesia melaporkan bagaimana seorang peminjam terjerat utang dengan beberapa aplikasi kredit online fintech. Dan bagaimana cara penagihan yang melanggar Hak Asasi Manusia. Seorang pengacara publik pun mengakui aturan fintech ini yang tidak ada patokannya. Karenanya, bunga setiap kredit online fintech berbeda besarannya. Sementara pihak Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia menjelaskan perihal etika, dan fintech yang melanggar aturan, serta fintech ilegal

Ikuti berita terbaru di tahun 2018 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news 2018 dengan berita terakhir dan live report CNN Indonesia di dan channel CNN Indonesia di Transvision.

Dalam tahun politik 2018 dan menuju pilpres 2019, CNN Indonesia mencanangkan sebagai Layar Pemilu Tepercaya. Kami akan menayangkan konten-konten politik 2018 secara seimbang untuk mengawal demokrasi dan demokratisasi di Indonesia yang kami cintai.

CNN Indonesia tergabung dalam grup Transmedia. Dalam Transmedia, tergabung juga Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, dan CNN Indonesia.com.

Follow & Mention Twitter kami:
@myTranstweet
@cnniddaily
@cnnidconnected
@cnnidinsight
@cnnindonesia

Like & Follow Facebook:
CNN Indonesia

Follow IG:
cnnindonesiatv

37 Comments

Leave a Reply
  1. Jebakan Jaman Now, Simple Tapi Berisiko Tinggi…. Bersyukurlah apa yang allah beri, Bersyukur itu bisa membuat Hidup Kita Mewah, dan Jangan sekali² Melakukan Keseringan Hutang karena Hukum nya Riba

  2. Boleh berhutang tapi disesuaikan dengan kebutuhan & kemampuan bayar, namanya hutang ya wajib bayar…. Lebih bijak juga dalam memilih bunga pinjaman & berhati-hati juga meminjam via fintech. Gue hutang via fintech baik-baik saja.

  3. KITA HARUS SELALU WASPADA JANGAN MUDA PANIK DAN MUDAH SENANG. MUDAH SUSAH. SEBELUM MEMINJAM PERLU DI RUJUK DULUH KE BADAN2 TERKAIT. SEKARANG PENIPUAN ADA DUA TAK TIK. 1. KERAS,,?? 2.LEMBUT, FREE TIDUR HOTEL NAIK PESAWAT MAKAN MINUM SEDAP DLL. SETELAH ITU BARU ANDA DI TIPU. WASPADALAH WASPADALAH

  4. Hal yg tdk ada gantinya diakhirat nnti adlh dosa hutang slma ddunia, it knp muslim dlarang berhutang…mksdx hutang riba…solusi zaman skrg hidup sederhana saja…pegawai negri hampir 90 persen di indo mmiliki hutang kpd bank…knp dr itu 90 persen pegawai merasa gajinya kurang..pdhl pemerintah mberi sdh cukup buat hidup…

  5. Payah.. Km yg ngutang kok malah nyalahin aplikasinya. Ya wajar yg pnya aplikasiny bakal nagih. Lagian sebelum kalian apply, sudah jelas disitu nominal dan tenor yg akan dibayar.

  6. Kalau tidak salah perusahaan fintech ini juga setiap mau install mewajibkan untuk dapet "permission" buat akses data2 personal yang ada di HP ya. Itu kira2 kalau bisa akses itu digunaain buat apa ya? Kalau buat sarana marketing mungkin perlu tuh dibagi sedikit keuntungan ya kalau ga dibagi agak "eksploitatif" gitu ya.

    Tapi ngomong apa sih ini saya, ini kan industri masa kini yang sangat inofatif. Kok bisa2 ya saya komenin, tau apa saya tentang looping2 itu.

  7. Makanya jng ngutang!! gua pernah ditabungan tinggal 25 ribu… seminggu nunggu duit cair.. lebih baik gw makan mie seminggu dari pada harus ngutang.. dan sempat mau pinjam online tapi pas dihitung bunganya wow bgt..

    1. Malu
    2. Harga Diri

  8. Mau curhatlah, barang kali ada yang bisa bantu masalah yang aku alami, kronologi saya baru beli hanphone baru yang dimana dapat nomor bundling dari salah satu operator, eh ga tau kenapa nomor itu akhir akhir ini sering di telpon dari salah satu kredit online yang menagih utang kredit secara online padahal saya ga merasa hutang dan miliki barangnya juga kagak, tapi tiap hari di teror nomor baru yang ngaku ngaku dari homekredit, padahal gw dah jelasin dengan sejelas jelasnya namun masih tetap mencurigai gw yang ambil barang dan suruh bayar lewat minimarket terdekat.
    Menurutku itu sich penipuan tapi terkadang kaya meyakinkan bahwa nomor yang saya pakai pernah hutang, jikapun iya kenapa operator selular membuat nomor yang sama pada 2 perangkat yang beda, toh apa gunanya daftar pakai kk dan ktp segala

  9. Disatu sisi saya prihatin sama mba yg di video. Smoga cpt di selesaikan hutangnya dan jgn pernah pinjam riba lg dari fintech maupun bank. Nah harusnya mindset kita diubah kalau soal uang. Dikala keuangan lg defisit, itu bukan pertanda kt harus ngutang/minjam tapi justru harus mengecek dan lebih selektif melakukan pengeluaran. Bukan malah ngutang. Pcaya deh, itu akan malah nambah masalah. Buat saya pribadi,’pengeluaran yg sehat itu adalah dimana kita bisa nabung sekecil
    Apapun jumlahnya dari sebesar brapapun gaji kita.

  10. Ni klo pinjam sma lembaga keungan entah itu Fintech,Bank,atau Rentenir(perorangan),,Bunganya luar biasa,blum bayar di tagih trus ancamanny luar biasa,apa aja disikat..
    TP klo minjem ama temen,saudara udah g dikasih bunga,,duit cair sesuai pinjaman g dpotong administrasi,,GILIRAN DITAGIH JANJI JANJI MULU,UDAH GITU GALAKAN DIA,,PALING TRAGIS DIA BISA MENGHILANG KOMUNIKASI OFF,,RADAR PUN TAK BISA MENDETEKSI KEBERADAAN SANG PENGHUTANG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *